Langsung ke konten utama

Belajar Nyaman di Rumah


SEKOLAH RUMAH RAMAH ANAK SEBAGAI SOLUSI PENDIDIKAN JARAK JAUH DI TENGAH PANDEMI COVID-19


Zulfa Ilma Nuriana *IAIN Tulungagung
Alifarose Syahda Zahra *Universitas Kahuripan Kediri
Indonesia

Abstrak

Pandemi Covid-19 berdampak besar pada dunia pendidikan. Sekitar 24,9% siswa mengalami kecemasan karena  Pandemi Covid-19. Pendidikan  tatap  muka pun beralih  dengan  sistem  Pendidikan  Jarak  Jauh (PJJ). Peralihan  inilah  yang  dikhawatirkan  orang  tua  karena  anak-anknya  mengalami  kesulitan  dalam self-regulation dan memahami materi. Oleh karena itu, peneliti berupaya untuk memberikan solusi dari permasalahan  ini  melalui  penelitian  ini. Penelitian  ini  adalah  penelitian  kualitatif. Metode  yang digunakan  adalah  studi  literatur,  wawancara  dan  observasi ke  siswa  siswi  Sekolah  Dasar  Kabupaten Tulungagung  dan  Blitar. Hasil  dari  penelitian  ini  adalah  peneliti  merekomendasikan  Sekolah  Rumah Ramah   Anak kepada   masyarakat khususnya   orang   tua   karena   efektif   diterapkan   dalam   proses pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Pendidikan, Sekolah

Baca selengkapnya dengan klik link di bawah ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konstantinopel hingga Istanbul University

Benteng Konstantinopel Salah satu fakultas di Istanbul University Berpergian ke tempat-tempat yang kaya akan cerita juang umat Islam akan membuka kesadaran bahwa yang lalu justru lebih maju. Arsitektur yang megah dan masih kokoh berabad-abad lamanya. Contoh sederhana Konstantinopel. Kampus yang saya singgahi seperti Istanbul University juga mulanya adalah masjid untuk berjuang di masa itu. Masjid sebagai pusat kehidupan, ilmu agama, kesehatan, perdagangan/niaga, sosial interaksi, ilmu umum, dan masih banyak lagi. Informasi pertama terpusat juga dari Masjid. Tanpa teknologi mereka mampu menemukan keilmuan baru hingga merawat alam. Tapi semua mulai rusak ketika pemimpinnya dan masyarakatnya hanya terfokus memperkaya diri. Lupa dengan hewan dan tumbuhan adalah satu kesatuan dengan manusia. Ketika alam sakit, perlahan kekacauan akan bermunculan. Tapi kalau yang paling dekat kita rawat, mereka akan memberi lebih. Ada kalanya hanya sekedar membawakan oleh-oleh burung hasil buruannya (buruan ...

Kebab Turki Bikin Nagih

  Kebab berasal dari Timur Tengah. Jadi tak heran jika kita berkunjung ke Turki, kerap menemuinya. Saya sendiri juga sering melihat gerobak bertuliskan Kebab Turki di Indonesia. Tapi, saya belum tertarik untuk membelinya. Percobaan pertama kebab ini pun diberi oleh kawan saya ketika kami di Malang, Jawa Timur. Karena tidak begitu suka mayones, saya pun enggan memakannya lagi. Kedua kalinya saya memakan kebab pada kegiatan konferensi di Turki. Lebih  tepatnya ketika kedatangan kami di tempat penginapan. Kawan-kawan yang baru saya jumpai menawari makanan tersebut kepada saya. Sebelumnya, kebabnya itu panjang tapi cepat pendek. Karena roti, daging, saus, sayur, dan mayones berpadu menjadi hidangan idola. Rasanya pun sangat berbeda dengan percobaan pertama saya.   Karena percobaan kedua yang enak, saya pun penasaran untuk mencobanya lagi. Ternyata terdapat penjual kebab yang tak jauh dari tempat penginapan. Saya pun dikejutkan dengan proses penyajiannya. Kokinya hanya ...

Perburuan Tiket Konferensi di Türkiye

Zulfa Ilma Nuriana dalam Koran Jawa Pos tahun 2020 Tiket pesawat yang bikin jantung up and down . Belinya aja tiga hari sebelum tanggal keberangkatan. Hubungin banyak orang di tengah malam. Gak tahu gimana proses belinya. Jalan kepepet kulalui yakni beli pada agen tiket. Awalnya dapat tiket yang perlu transit. Tapi tiket tersebut terdahului oleh yang lain, aku pun dicarikan lagi. Syukur sekali aku justru dapat tiket yang pulang pergi tanpa transit dengan maskapai Turkish Airlines.  Perjalanannya pun juga tak singkat. Hampir 12 jam di dalam pesawat Turkish Airlines. Namun tak melelahkan karena fasilitasnya begitu baik. Kunikmati dengan mendengar murotal, lagu, mengamati langit, tidur, makan, ibadah, dan menonton film pada monitor atau TV kecil. Mau menyicil penelitian, tapi tak bisa karena melihat layar laptop bikin pusing. Sempat terjadi turbulence yang cukup lama. Alhamdulillah tidak begitu terasa guncangannya meski panik juga di awal.  Perjalanan menuju konferensi Istanbul ...